Sondag 10 April 2016

bus diguatemala terjun kejurang 200 meter, 19 orang tewas

Bus di Guatemala terjun ke jurang 200 meter, 19 orang tewas Penyebab kecelakaan diduga akibat sopir ngebut saat melintasi wilayah tepi jurang di Nahuala. 0 0 Share Tweet BACK1/4NEXT ©REUTERS/Stringer Warga mencoba mengevakuasi sebuah bus setelah jatuh ke jurang di Nahuala, Guatemala (28/3). Sedikitnya 19 orang dilaporkan tewas dan 20 lainnya luka-luka setelah bus yang ditumpangi terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 200 meter menurut media setempat.

tkw asal magetan tewas tertabrak bus di hongkong

TKW asal Magetan tewas tertabrak bus di Hongkong Reporter : Desi Aditia Ningrum | Rabu, 30 Maret 2016 19:35 0 0 Share Tweet Ilustrasi Kecelakaan. ©2014 Merdeka.com Merdeka.com - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) bernama Wulandari (25) warga Desa Sawojajar, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia di Hong Kong akibat kecelakaan lalu lintas. Kerabat korban, Nur mengatakan, kabar kematian Wulandari diterima keluarga melalui telepon teman korban yang sama-sama bekerja di Hong Kong. "Awalnya keluarga tidak percaya karena kabar yang kami terima berasal dari teman-temannya melalui Facebook. Namun, setelah teman kerjanya telepon dari Hong Kong mengabarkan hal itu, kami mempercayai dan sangat sedih," ujar Nur, di Magetan Rabu (30/3) dikutip Antara. Menurut Nur, korban tertabrak bus saat melintas di sebuah wilayah di Hong Kong tempatnya bekerja. Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit setempat. Namun, karena luka di kepalanya cukup parah, korban akhirnya meninggal dunia. Nur menjelaskan Wulandari merupakan tulang punggung keluarganya. Pihak keluarga merasa sangat kehilangan atas peristiwa tersebut. Wulandari bekerja di Hong Kong selama dua tahun lebih. Anak ketiga dari lima bersaudara tersebut berangkat ke Hong Kong melalui PT MLS di Madiun. Hingga kini, jenazah korban belum dapat dipulangkan ke kampung halaman. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Magetan, Parni Hadi mengatakan, timnya langsung mengecek ke data daftar nama TKI asal Magetan yang tercatat di dinasnya, setelah mendengar informasi tersebut. "Hasil setelah dicek, nama Wulandari tidak muncul di data yang kami miliki. Bisa jadi, yang bersangkutan TKI ilegal atau telah selesai masa kontraknya, namun tidak mengurus kontrak berikutnya ke agen resmi, meski masih bekerja di luar negeri," kata Parni. Untuk itu, katanya, pihaknya akan menghubungi perusahaan yang memberangkatkan korban saat pertama kali berangkat bekerja ke luar negeri. Selain itu, dinas terkait juga akan membantu keluarga dalam proses pemulangan jenazah ke Tanah Air dan mengurus hak-hak korban. Pihak keluarga berharap agar jenazah anak dari pasangan Sarmin dan Potirah tersebut dapat segera dipulangkan ke kampung halaman untuk dikebumikan.

tabrak mobil kasat narkoba polres bogor pakai motor, bocah sd tewas

Tabrak mobil Kasat Narkoba Polres Bogor pakai motor, bocah SD tewas Reporter : Ilham Kusmayadi | Rabu, 30 Maret 2016 21:46 0 0 Share Tweet Ilustrasi Kecelakaan. ©2014 Merdeka.com Merdeka.com - Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Bogor AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi (45) terlibat kecelakaan lalu lintas hingga menewaskan Rizki (12) siswa Kelas VI Sekolah Dasar (SD) di Jalan Raya Tegar Beriman, tepatnya Kampung Cipayung, Kelurahan Tengah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (30/3/2016). Informasi diperoleh menyebutkan kecelakaan nahas itu terjadi sekitar pukul15.00WIB saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario F3574FT berboncengan dengan Ahmad Saefullah (13) dan Junaedi (13) melaju kencang dari arah Cibinong City Mall ke simpang McDonald. Setibanya di lokasi kejadian, diduga korban yang sejak awal ugal-ugalan dan sempat diperingatkan oleh Saefullah agar hati-hati karena di tempat kejadian perkara (TKP) banyak kendaraan putar arah. "Berdasarkan keterangan rekan korban yang selamat dan hanya mengalami luka ringan, sebelum kejadian korban sudah diingatkan. Tapi tetap saja ngebut hingga akhirnya menabrak," ujar Kasatlantas Polres Bogor AKP Bramastyo Priaji saat dikonfirmasi, Rabu(30/03). Lebih lanjut dia mengungkapkan, motor korban rusak parah setelah menabrak bumper Mobil Fortuner F1676EQ di U Turn (putaran balik arah) hingga terpental dan menghantam tembok median Jalan. "Jadi posisinya, dari keterangan rekan korban yang selamat, saat itu berboncengan hendak pulang ke Muara Beres, Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor. Korban meninggal karena mengalami luka parah di bagian Kepala," ujarnya. Berdasarkan penyidikan diduga kuat kecelakaan tersebut karena pengendara motor masih di bawah umur. "Dipastikan tak memiliki SIM, kemudian tidak paham bahwa di Jalan Raya Tegar Beriman itu, ada jalur lambat dan cepat, seharusnya korban sebagai pengendara motor wajib menggunakan jalur lambat. Nah ini kecelakaan terjadi di jalur cepat," ujarnya. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena menambahkan AKP Yuni saat itu baru saja keluar dari Mapolres Bogor yang letaknya sekitar 300 meter dari lokasi kejadian hendak ke Jalan Raya Bogor - Jakarta. "Jadi saat itu, AKP Yuni mau berputar arah di putaran jalan sudah memberikan lampu sein kanan. Lalu dari belakang ada sepeda motor berkecepatan tinggi yang ditumpangi 3 orang anak malah menyalip dari kanan dan akhirnya terlibat kecelakaan," katanya. Akibatnya, Rizki yang mengendarai sepeda motor terpental lalu menghantam trotoar dan tewas karena karena luka parah di bagian kepala. Sedangkan dua rekannya Saefullah dan Junaedi hanya mengalami luka lecet di bagian kening. Ketiganya lalu dibawa ke RSUD Cibinong. "Satu orang yang mengendarai sepeda motor tewas di lokasi kejadian karena luka parah di bagian kepala. Dua orang lainnya hanya luka lecet saja di kening. Untuk yang luka sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," jelasnya. Kini, polisi masih memeriksa dan mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi kejadian. Untuk kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Unit Laka Lantas Polres Bogor. "Sekarang AKP Yuni dan saksi di sekitar lokasi masih dimintai keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Sedangkan kendaraannya sudah dibawa ke Unit Laka Lantas," pungkasnya.

mobil xenia sundul gerobak pempek usai di tabrak kijang di setiabudi

Mobil Xenia sundul gerobak pempek usai ditabrak kijang di Setiabudi Reporter : Anisyah Al Faqir | Kamis, 31 Maret 2016 10:57 0 0 Share Tweet Inova tabrak xenia. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir Merdeka.com - Sebuah mobil kijang Innova dini hari tadi menabrak sebuah mini bus tengah terparkir dan gerobak pempek di PT. Prabu Mandala Motor Wilayah Setiabudi Jakarta Selatan. Kecelakaan tersebut diduga akibat kelalaian pengemudi mobil kijang. "Telah terjadi kecelakaan, pada hari Kamis, tanggal 31 maret 2016, jam 02.00 WIB, di Jalan Satrio tepatnya di depan PT. Prabu Mandala Motor Wilayah Setiabudi Jakarta Selatan," kata Kasat Lantas Resjaksel AKBP Dody dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (31/3). Menurut Dody, kejadian semula saat kijang Innova B-1280-BYB yang dikemudikan oleh Jimmy CE berjalan dari arah timur ke arah barat di jalan DR. Satrio wilayah Setiabudi Jakarta Selatan. Sesampainya di depan PT. Prabu Mandala Motor, mobil tersebut menabrak kendaraan Xenia B-1313-SOE yang sedang parkir. Kemudian, setelah tertabrak Innova, kendaraan Xenia itu terdorong ke depan dan menabrak gerobak pempek di depannya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, kedua mobil mengalami kerusakan cukup parah lantaran mobil xenia terbalik dan menimbulkan goresan dari aspal jalan. Sementara itu, kaca gerobak pun mengalami kerusakan. Saat ini kasus tersebut tengah dalam penanganan Satlantas Jakarta Selatan.

aksi nekat dan aneh musisi di atas panggung

Aksi nekat dan aneh musisi di atas panggung Reporter : Didi Syafirdi | Minggu, 10 April 2016 06:09 220 0 Share Tweet Irma Bule. ©facebook.com/nino.ardiansyah Merdeka.com - Banyak cara dilakukan para penyanyi saat berada di atas panggung. Kerap kali aksi gila mengundang decak kagum penonton dilakukan justru membahayakan nyawa mereka. Di luar negeri penyanyi-penyanyi rock terbiasa mempertontonkan aksi tersebut. Kebiasaan ini malah menjadi daya tarik dan identitas khusus sang vokalis. Tetapi di tanah air memiliki cerita berbeda. Ingin tampil beda seorang penyanyi dangdut malah meregang nyawa dipatuk king cobra. Irma Bule nahas karena tak sengaja menginjak buntut ular yang dibawanya. Bintang berbisa itu berbalik arah mematuk pahanya. Irma tewas setelah muntah dan kejang-kejang. Tak hanya itu ada juga pedangdut yang berani naik ketinggian untuk mempertontonkan goyangnya. Jelas ini mengerikan, terpeleset sedikit sudah selesai. Penyanyi rock legendaris Indonesia juga tak kalah ekstrem. Sebut saja Ucok Harahap, rocker 70-an. Di masanya dia menjadi penyanyi paling sangar. Hari ini, merdeka.com akan menulis beberapa cerita nekat penyanyi ketika manggung mulai dari biduan hingga seorang penyanyi rock.

senggol bus, pemotor di bekasi tewas terlindas

Senggol bus, pemotor di Bekasi tewas terlindas Reporter : Adi Nugroho | Kamis, 7 April 2016 17:09 1 0 Share Tweet Ilustrasi mayat. Ilustrasi shutterstock Merdeka.com - Seorang pengendara sepeda motor tewas mengenaskan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Tarumajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kamis siang (7/4). Korban tewas akibat terlindas bus yang menyenggolnya. Kasat Lantas Polresta Bekasi, Kompol Suparidi mengatakan, peristiwa itu bermula ketika korban, Asmin (60) mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio B 4475 FEA melaju dengan kecepatan sedang dari arah selatan menuju utara. "Dia (korban) berusaha menyalip bus yang berada di depannya," kata Suparidi, Kamis (7/4). Sayangnya, ketika korban menyalip bus yang dikendalikan oleh Slamet Widodo (62), stang sepeda motornya tersenggol badan bus. Alhasil, korban tak bisa mengendalikan sepeda motornya, sehingga terjatuh ke kolong bis hingga terlintas. "Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena lukanya cukup parah," katanya. Polisi yang mendapatkan laporan segera mengamankan sopir bus tersebut ke Polsek Tarumajaya untuk dimintai keterangan, dan membawa jenazah ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk diotopsi. Ia menambahkan, pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara. Sebab, kematian akibat kecelakaan cukup tinggi. Namun, masyarakat masih beranggapan kecelakaan adalah hal biasa.

sepeda motor menabrak pembatas jalan aprilia kecebur kesungai

Sepeda motor menabrak pembatas jalan, Aprilia kecebur ke sungai Reporter : Dede Rosyadi | Jumat, 8 April 2016 12:04 0 0 Share Tweet Merdeka.com - Aprilia (14), siswa kelas 7 SMK Tamtama, Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari jembatan saat membonceng sepeda motor hendak berangkat sekolah. "Berdasarkan informasi dari saudara Yudi, anggota Relawan Kebumen. Korban merupakan anak dari Darmanto, warga Desa Kedungringin RT 02 RW 01, Kecamatan Sempor, Kebumen," kata Koordinator Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono di Cilacap, Jumat (8/4). Saat berada di Jembatan Karanganyar, kata Mulwahyono, penglihatan Darmanto terganggu oleh sorot lampu mobil yang datang dari arah timur sehingga hilang kendali dan menabrak pembatas jembatan hingga terjatuh. Setelah jatuh, lanjutnya, Darmanto mencari anaknya. Namun Aprilia tidak berada di dekatnya. Menurut dia, Darmanto terus berupaya mencari anaknya dan hanya menemukan helm yang digunakan Aprilia tergeletak di bawah jembatan. "Korban atas nama Aprila yang mengenakan baju pramuka dengan jibab warna cokelat dan bersepatu kets serta menggunakan tas warna cokelat diduga jatuh ke sungai," bebernya. Terkait hal itu, Mulwahyono mengatakan bahwa setelah menerima laporan itu, pihaknya segera menerjunkan satu regu Basarnas Pos SAR Cilacap menuju lokasi kejadian guna mencari korban bersama potensi SAR lainnya. "Operasi pencarian korban juga melibatkan personel Kepolisian Sektor Karanganyar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, SAR Elang Perkasa, dan warga sekitar," pungkasnya dikutip dari Antara.