Maandag 15 Januarie 2018

7 Jenis Pesan Error dan Evaluasi Rumus IFERROR Pada Excel


7 Jenis Pesan Error dan Evaluasi Rumus IFERROR Pada Excel by aldoramadyan

0
Rumus Excel IFERROR adalah fungsi (function) yang digunakan untuk mengecek hasil eksekusi sebuah formula pada Microsoft Excel, fungsi ini dapat melakukan evaluasi terhadap formula yang error dengan menampilkan pesan error tertentu atau mengganti formula yang dieksekusi. Sebelum melakukan evaluasi formula dengan rumus IFERROR pada Excel, perlu diketahui informasi standar (pesan standar) yang ditampilkan Microsoft Excel terhadap sebuah eksekusi formula.

A. Jenis Informasi atau Pesan Error Excel

Terdapat 7 pesan error pada Microsoft Excel adalah sebagai berikut,
 Error Value PengertianPenyebab
 #DIV/0Dibagi oleh angka nolIni disebabkan karena dalam formula terdapat operasi matematika pembagian, keadaan ini terjadi apabila sel pembagi tidak memiliki nilai atau kosong.
 #N/VNo value availableIni desebabkan sel yang anda cari pada tabel lookup tidak tersedia. Keadaan ini sering terjadi ketika dalam penggunaan fungsi VLOOKUP, dimana lookup_value yang digunakan tidak ada yang memenuhi sel-sel referensi pada tabel lookup.
 #NAME?Formula tidak ditemukanIni disebabkan karena kesalahan pengetikan formula, lakukan pemeriksaan formula untuk mengatasinya.
 #NULL!Kesalahan alamat selIni disebabkan karena kesalahan penulisan alamat sel. Contoh: =A1+B1 C2, terdapat spasi yang menyebabkan error.
 #NUM!Formula menggunakan penulisan angka yang salahIni disebabkan dalam suatau formula menggunakan invalid number. Contoh yang paling sering terjadi ketika melakukan perhitungan tanggal dengan rumus DATE.
 #REF!Referensi salahIni terjadi ketika referensi sel telah dihapus, sehingga formula yang menggunakan, tidak dapat dieksekusi dengan baik.
 #VALUE!Formula menggunakan tipe data yang salahIni disebabkan karena penggunaan tipe data yang salah pada suatu formula. Misalnya menggunakan teks pada suatu formula dengan operasi matematika.

B. Cara Menggunakan Rumus IFERROR Excel

Berikut sistematika penulisan rumus IFERROR pada Excel,
Script Advernesia
1
=IFERROR(value, value_if_error)
  • Syntax IFERROR melakukan perintah evaluasi dengan menggunakan sistematika di atas.
  • value adalah formula yang akan dievaluasi.
  • value_if_error adalah output yang digunakan ketika formulavalue mengalami error. Berikut jenis value_if_error yang dapat digunakan,
    • Output yang ditampikan dapat berupa pesan peringatan (teks) dalam tanda “petik”.
    • Formula alternatif yang akan menggantikannya.

C. Contoh Evaluasi Teks Menggunakan Rumus IFERROR Excel

Akan dilakukan operasi pembagaian yaitu kolom A dibagi kolom B adalah sebagai berikut,
Evaluasi Error Microsoft Excel
Pada kolom C, terlihat pesar error standar yang ditampilkan pada sel yang memuat pembagian nol yaitu #DIV/0. Untuk mengevaluasi pesan error tersebut, dapat digunakan rumus IFERROR yang dapat diilustrasikan sebagai berikut,
Contoh Evaluasi dengan IFERROR
Script Advernesia
1
=IFERROR(A2/B2,"Pembagian Nol")
Setelah itu dapat dilakukan autofill. Terlihat nilai #DIV/0! digantikan/dievaluasi oleh teks “Pembagian Nol”.

D. Contoh Evaluasi Formula Menggunakan Rumus IFERROR Excel

Pada tabel diatas, setiap formula yang memuat pembagian nol akan digantikan dengan formula penjumlahan menggunakan rumus IFERROR adalah sebagai berikut,
Contoh evaluasi Formula dengan IFERROR Excel
Script Advernesia
1
=IFERROR(A2/B2,A2+B2)
Dapat dilakukan autofill dan terlihat output operasi pembagian nol digantikan menjadi operasi penjumlahan.
Baca Juga Tutorial Lainnya: Daftar Isi Tutorial Excel

Sekian artikel 7 Jenis Pesan Error dan Evaluasi Rumus IFERROR Pada Excel. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai Fans Page Advernesia. Terima kasih…

Apa Itu Driver dan Cara Kerjanya


Apa Itu Driver dan Cara Kerjanya by aldoramadyan

0
Driver pada komputer adalah komponen software yang berfungsi sebagai perangkat komunikasi antara Sistem Operasi dan Hardwere. Secara fundamental ketika sebuah aplikasi mengakses data dari sebuah hardwere, pertama aplikasi tersebut memanggil function yang dapat diimplementasikan oleh sistem operasi. Setelah sistem operasi berhasil membaca pesan tersebut, sistem operasi kemudian memanggil function yang dapat diimplementasikan oleh driver. Driver kemudian menggunakan kode binary untuk memerintah hardwere melakukan perintah yang diberikan oleh sistem operasi dan mengambil data yang dilakukan oleh hardwere. Begitu juga selanjutnya sistem operasi memberikan data ke aplikasi untuk dapat bekerja. Driver jenis ini sebenarnya bernama devices driver. Berikut artikel Apa Itu Driver
Cara kerja device driver
Berikut merupakan penjelasan mengenai driver yang lebih kompleks:
  1. Tidak semua device driver dibuat oleh manufaktur dari hardwere yang bersangkutan. Namun beberapa driver dirancang untuk memenuhi semua kebutuhan hardwere dalam lingkup yang sama. Ini berarti driver dapat dibuat oleh pihak lain misalkan Microsoft dapat membuat driver standar untuk menjalankan hardwere keyboard.
  2. Tidak semua device driver dapat langsung berkomunikasi dengan hardwere. Ini berarti driver bersangkutan tidak dapat membaca data dengan kode binary I/O untuk membaca secara langsung data dari suatu hardwere. Secara fundamental driver jenis ini bergantung terhadap driver primer yang dapat berkomunikasi langsung dengan hardwere bersangkutan. Driver jenis ini akan memanipulasi perintah ke driver yang lain.cara kerja filter driver
  3. Beberapa device driver jenis filter hanya merekam perintah I/O sistem operasi kepada driver primer untuk membaca data dari hardwere secara langsung. Misalkan driver Dolby digital akan meminta bantuan kepada sound driver untuk melakukan perintah kepada sound card mengirimkan visualisasi suara yang dapat dilakukan oleh sound card tersebut.
Device Driver pada sistem operasi bekerja secara langsung dengan Hardwere. Namun ada driver yang bekerja untuk software tertentu hingga dapat bekerja dengan baik menggunakan manipulasi perintah binary kepada prosesor. Driver jenis ini disebut dengan Software Driver.

Apa itu Software Driver?

Software Driver adalah driver yang berfungsi sebagai perangkat komunikasi antara aplikasi dengan Sistem Operasi di tingkat Kernel. Kernel Sistem Operasi merupakan sistem inti (core oparating system data) yang hanya dapat dibaca oleh driver yang mempunyai hak akses sertifikat, dimana driver tersebut dapat membaca data inti tanpa harus melewati sistem enkripsi sistem operasi. Berbeda dengan virus pada komputer yang dapat membobol hak akses ini, Software driver mengaksesnya secara legal. Software driver biasanya digunakan oleh Anti-Virus untuk bekerja.
Cara Kerja Software Driver
Software Driver selalu bekerja di kernel mode. Yang membedakannya dengan device driver adalah device driver tidak selalu bekerja di kernel mode. Umumnya device driver hanya bekerja pada user mode. Sehingga device driver tidak terlalu memerlukan sertifikat khusus dari sistem operasi yang bersangkutan untuk bekerja dengan baik.

Sekian artikel Apa Itu Driver. Nantikan artikel menarik lainnya dan jangan lupa share artikel ini ke kerabat anda. Terimakasih…